Edukasi Konservasi Monyet

—Pngtree—long-tailed macaques park ubud forest_15676995

Macaca nemestrina

Beruk

Nama Inggris

Southern Pig-tailed Macaque

Nama Lokal

Sumatra : Baruk, Berok, Baruak, Bui, Bodat
Kalimantan : Empau, Basuk, Hobuk, Bankui
Malaysia : Brok

Subspesies

Status Perlindungan

Tidak Dilindungi

Status Konservasi

IUCN: Endangered
CITES: Appendix II

Kalau ngomongin beruk alias Macaca nemestrina, ciri paling gampang dikenali itu ekornya yang pendek dan melengkung mirip ekor babi. Dari situlah muncul nama Inggrisnya yaitu pig-tailed macaque. Jadi, ekornya gak panjang menjuntai seperti monyet yang biasa orang bayangkan.

Secara tubuh, beruk juga beda vibe. Badannya lebih kekar, berotot, dan ukurannya lebih besar dibanding jenis monyet lain di Indonesia. Wajahnya terlihat tegas dengan rahang kuat dan tatapan yang garang. Tapi, meski kelihatannya galak, beruk tetap bagian penting dari ekosistem hutan dan punya peran besar dalam penyebaran biji, loh.

Morfologi dan Perawakan

Macaca nemestrina punya tubuh yang kekar dan berotot, dengan warna rambut cokelat keabu-abuan. Bagian bawah tubuhnya biasanya lebih terang, sementara bagian atas kepala dan leher cenderung cokelat tua, bikin kontras yang cukup jelas.

Salah satu ciri yang paling mencolok adalah bagian pantatnya yang bulat dan berwarna merah muda. Pada betina, saat memasuki masa estrus (birahi), area ini bisa membesar dan warnanya jadi merah yang lebih tua. Ini jadi sinyal visual penting dalam sistem sosial mereka saat sedang masa reproduksi.

Perbedaan jantan dan betina juga kelihatan banget alias adanya sexual dimorphism. Jantan jauh lebih besar, dengan panjang tubuh sekitar 53,2–73,8 cm dan berat 6,2–14,5 kg. Betina lebih kecil, panjangnya 43,4–57,6 cm dengan berat 4,7–10,9 kg. Selain ukuran, jantan punya taring yang lebih besar dan cenderung lebih agresif, terutama saat mempertahankan posisi dalam hierarki kelompok.

Jadi ya, kalau ketemu beruk jantan dewasa di hutan, auranya memang beda, liarnya terasa banget.

Habitat & Sebaran

Macaca nemestrina punya tubuh yang kekar dan berotot, dengan warna rambut cokelat keabu-abuan. Bagian bawah tubuhnya biasanya lebih terang, sementara bagian atas kepala dan leher cenderung cokelat tua, bikin kontras yang cukup jelas.

Salah satu ciri yang paling mencolok adalah bagian pantatnya yang bulat dan berwarna merah muda. Pada betina, saat memasuki masa estrus (birahi), area ini bisa membesar dan warnanya jadi merah yang lebih tua. Ini jadi sinyal visual penting dalam sistem sosial mereka saat sedang masa reproduksi.

Perbedaan jantan dan betina juga kelihatan banget alias adanya sexual dimorphism. Jantan jauh lebih besar, dengan panjang tubuh sekitar 53,2–73,8 cm dan berat 6,2–14,5 kg. Betina lebih kecil, panjangnya 43,4–57,6 cm dengan berat 4,7–10,9 kg. Selain ukuran, jantan punya taring yang lebih besar dan cenderung lebih agresif, terutama saat mempertahankan posisi dalam hierarki kelompok.

Jadi ya, kalau ketemu beruk jantan dewasa di hutan, auranya memang beda, liarnya terasa banget.

iucnredlist.org

Perilaku dan Sosial

Beruk hidup berkelompok dengan struktur sosial yang kompleks dan penuh dinamika. Ada hierarki yang jelas, pejantan dominan, betina yang punya posisi kuat, lengkap banget. Mereka aktif di siang hari dan biasanya bergerak bersama saat mencari makan, dengan wilayah jelajah yang cenderung lebih luas dibanding Monyet ekor panjang.

Secara pergerakan, beruk berjalan dengan empat alat gerak (quadrupedal), tapi sesekali juga bisa berdiri atau melangkah dengan dua kaki (bipedal) dalam situasi tertentu. Dibanding monyet lain, mereka lebih sering menghabiskan waktu di tanah untuk mencari makan, meskipun tetap lincah memanjat pohon untuk beristirahat atau mengambil buah.

Soal dinamika sosial, beruk itu kompetitif. Jantan biasanya sangat dominan terhadap betina dan bisa agresif, apalagi saat berebut makanan. Tapi betina juga nggak kalah galak, mereka bisa menyerang jantan berperingkat lebih rendah demi mempertahankan akses pakan.

Untuk urusan makan, beruk termasuk omnivora. Menu utamanya buah, biji, dan arthropoda seperti serangga. Menariknya, mereka cenderung memilih buah yang belum terlalu matang. Selain itu, mereka juga makan telur rayap, larva, bahkan kepiting sungai. Kadang mereka masuk ke area perkebunan untuk memakan hasil tanam, yang bikin mereka sering dicap “hama”. Padahal, itu cuma bagian dari cara mereka bertahan hidup di tengah perubahan habitat.

Fakta Unik

Beruk hidup berkelompok dengan struktur sosial yang kompleks dan penuh dinamika. Ada hierarki yang jelas, pejantan dominan, betina yang punya posisi kuat, lengkap banget. Mereka aktif di siang hari dan biasanya bergerak bersama saat mencari makan, dengan wilayah jelajah yang cenderung lebih luas dibanding Monyet ekor panjang.

Secara pergerakan, beruk berjalan dengan empat alat gerak (quadrupedal), tapi sesekali juga bisa berdiri atau melangkah dengan dua kaki (bipedal) dalam situasi tertentu. Dibanding monyet lain, mereka lebih sering menghabiskan waktu di tanah untuk mencari makan, meskipun tetap lincah memanjat pohon untuk beristirahat atau mengambil buah.

Soal dinamika sosial, beruk itu kompetitif. Jantan biasanya sangat dominan terhadap betina dan bisa agresif, apalagi saat berebut makanan. Tapi betina juga nggak kalah galak, mereka bisa menyerang jantan berperingkat lebih rendah demi mempertahankan akses pakan.

Untuk urusan makan, beruk termasuk omnivora. Menu utamanya buah, biji, dan arthropoda seperti serangga. Menariknya, mereka cenderung memilih buah yang belum terlalu matang. Selain itu, mereka juga makan telur rayap, larva, bahkan kepiting sungai. Kadang mereka masuk ke area perkebunan untuk memakan hasil tanam, yang bikin mereka sering dicap “hama”. Padahal, itu cuma bagian dari cara mereka bertahan hidup di tengah perubahan habitat.

Referensi

Kenali Monyet Lainnya