Nama Inggris
Long-tailed Macaque, Crab-eating Macaque
Nama Lokal
Sumatra: Cigaq, Warik
Kalimantan: Ambuk, Jibalau, Bakei
Jawa: Keyek, Nedes, Kunyuk, Ketek
Timor: Belo
Indonesia umum: Monyet pantai, monpai, monpay, monyet kra
Subspesies
- M. fascicularis karimondjawae (Pulau Karimun Jawa)
- M. fascicularis lasiae (Pulau Lasia)
- M. fascicularis tua (Pulau Maratua)
- M. fascicularis fusca (Pulau Simeulue)
Status Perlindungan
Tidak Dilindungi
Status Konservasi
IUCN: Endangered
CITES: Appendix II
Kalau ngomongin monyet yang paling gampang ditemuin di Indonesia, jawabannya hampir pasti monyet ekor panjang. Dari Sumatra sampai wilayah timur Indonesia, mereka ada! Nggak heran kalau banyak orang merasa kayaknya monyet ini ada di mana-mana.
Morfologi dan Perawakan
Monyet ini bisa dikenal dari wajah tirus dengan moncong agak menonjol dan area wajah tanpa bulu. Warna rambutnya umumnya cokelat keabu-abuan dengan bagian bawah tubuh lebih terang. Di atas kepala, rambutnya sering tampak berjambul alami, seperti gaya rambut mohawk.
Soal ukuran, Macaca fascicularis ini termasuk yang mungil dibandingkan jenis monyet lainnya. Panjang tubuh jantan biasanya sekitar 37–63 cm, sedangkan betina sedikit lebih kecil, sekitar 31,5–54,5 cm. Beratnya juga beda, jantan bisa 3,4–12 kg, sementara betina berkisar 2,4–5,4 kg. Jadi selain lebih besar, jantan juga cenderung lebih berat.
Salah satu ciri paling khasnya tentu saja ekornya yang panjang. Ekor ini bukan sekadar hiasan aja, tapi penting banget buat keseimbangan saat mereka bergerak di pepohonan. Sebagai primata arboreal yang banyak beraktivitas di atas pohon, ekor membantu mereka lompat, memanjat, dan menjaga stabilitas di dahan.
Habitat & Sebaran
Macaca fascicularis ini termasuk salah satu primata paling adaptif di Asia Tenggara. Di Indonesia, mereka tersebar luas dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, sampai Sumba dan Timor.
Soal tempat tinggal, mereka nggak pilih-pilih. Bisa hidup di hutan hujan tropis, hutan mangrove, kawasan pesisir, bahkan ekat permukiman dan area wisata. Kemampuan mereka dalam beradaptasi tinggi banget, makanya kita sering lihat mereka hidup berdampingan dengan manusia. Walaupun nggak jarang juga muncul konflik karena rebutan ruang dan sumber makanan.
Perilaku dan Sosial
Monyet ekor panjang itu diurnal alias aktif di siang hari. Mereka hidup berkelompok dengan struktur sosial yang cukup kompleks dan punya hierarki. Si ekor panjang ini makhluk sosial banget. Mereka hidup berkelompok, biasanya antara 10 – 30 individu per kelompoknya. Jadi kalau kamu lihat satu monyet sendirian, itu agak nggak biasa. Biasanya ada cerita di baliknya, bisa karena terpisah dari kelompok, kalah saing sama pejantan dominan, atau dibuang manusia. Iya, dinamika sosial mereka sekompleks itu.
Menariknya, besar kecilnya kelompok monyet ekor panjang ternyata nggak asal banyak aja, semuanya tergantung kondisi lingkungan. Kalau di suatu area banyak predator, kayak macan, elang atau ular, mereka cenderung hidup dalam kelompok yang lebih besar supaya bisa saling jaga dan meningkatkan keamanan. Tapi kalau sumber makanan terbatas, kelompoknya biasanya lebih kecil supaya nggak rebutan dan tetap cukup makan.
Saat ada ancaman di hutan, monyet-monyet bakal saling memperingatkan sodara-sodaranya dengan teriakan ataupun suara yang keras seperti “Krraaaaa!”
Soal makanan, mereka itu omnivora. Menu favoritnya buah-buahan, biji, daun muda, serangga, kepiting. Tapi karena oportunis, mereka juga bisa makan makanan sisa manusia kalau ada kesempatan.
Fakta Unik
Monyet ekor panjang dijuluki crab-eating macaque karena di beberapa daerah pesisir mereka memang suka makan kepiting. Gak nyangka ya? monyet juga suka makanan luxury hihihi.
Monyet ini juga gak pernah jalan pakai dua kaki (bipedal) di atas tanah, mereka cenderung menggunakan empat alat gerak, tangan dan kaki sekaligus, baik saat di tanah maupun di atas pohon.
Karena kecerdasan dan kemiripan biologisnya dengan manusia, mereka jadi salah satu primata yang paling sering dipelajari dalam penelitian biomedis.
Referensi
Supriatna, J. & Wahyono, E. H. (2019). Panduan Lapangan Primata Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.
Kenali Monyet Lainnya