Edukasi Konservasi Monyet

Macaca mulatta

Monyet Rhesus

Nama umum

Rhesus monkey

Subspesies

Subspesies dari China :

  • M. m. vestita

  • M. m. lasiota

  • M. m. sanctijohannis

  • M. m. brevicauda

Subspesies dari India : 

  • M. m. mulatta

  • M. m. villosa

Status Konservasi

IUCN: Least Concern (LC)
CITES: Appendix II

Si mahir berenang dan paling adaptif di berbagai kondisi, monyet rhesus ini tersebar cukup luas di wilayah Asia. Monyet ini juga punya sistem hirarki yang sangat ketat loh, bahkan demi kenyamanan keturunannya, mereka melakukan nepotisme biar anak cucunya punya peringkat tinggi di kelompok besar mereka. Wih.

Morfologi dan Perawakan

Warna tubuh monyet rhesus cukup bervariasi, mulai dari cokelat tua sampai cokelat keemasan terang. Menariknya, di beberapa kelompok juga ada individu yang memiliki rambut pirang dan mata biru, hidup berdampingan dengan monyet lain yang berbulu cokelat dan bermata cokelat.

Secara ukuran tubuh, monyet rhesus termasuk monyet berukuran sedang. Jantannya bisa sekitar 44% lebih besar dibandingkan betinanya. Panjang tubuh mereka biasanya 45–55 cm, dengan berat sekitar 4–10 kg. Mereka juga punya ekor yang cukup panjang, yaitu sekitar 21–23 cm.

Di alam liar, monyet rhesus umumnya bisa hidup sekitar 25–30 tahun. Tapi kalau hidup di penangkaran dengan perawatan yang baik, umur mereka bisa mencapai sekitar 40 tahun.

Habitat & Sebaran

Monyet rhesus tersebar cukup luas di Asia daratan, kayak Asia Barat, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sebarannya meliputi Afghanistan, Pakistan, India, Bhutan, Myanmar, Nepal, Bangladesh, Thailand, Laos, Vietnam, dan China. 

Monyet ini dikenal adaptif banget, jadi mereka dapat ditemukan di berbagai habitat. Mulai dari daerah kering terbuka, hutan, padang rumput, hingga wilayah pegunungan tinggi sampai sekitar 4.000 meter di atas permukaan laut. Mereka juga sering beraktivitas deket sama permukiman manusia buat nyari makan.

Salah satu keunggulan utama spesies ini adalah kemampuannya beradaptasi dengan sangat baik. Mereka mampu bertahan di berbagai kondisi iklim, mulai dari daerah gurun yang panas dan kering sampai pegunungan yang dingin dan bersalju.

iucnredlist.org

Perilaku dan Sosial

Sama kayak monyet lain, monyet rhesus juga aktif di siang hari atau diurnal. Lucunya, mereka punya hobi tidur siang-siang karena menurut mereka istirahat tuh penting banget buat menjalani hari. Kegiatan mereka banyak dilakukan di tanah dan juga di pohon (semi terestrial)

Mereka hidup dalam kelompok besar yang bisa berisi puluhan hingga ratusan individu. Jumlahnya bervariasi antara 32 – 250 individu per kelompoknya. Biasanya lebih banyak betina daripada jantan, dengan perbandingan 3 : 1. 

Mereka punya sistem hierarki sosial yang dominasinya absolut dan penuh agresivitas. Sistem ini dikenal dengan istilah “primata despotik”. Kelompok monyet bakal dipegang sama satu Alpha male atau pemimpin absolut yang berkuasa atas anggota-anggotanya. Saking dominannya, pemimpin gak bakal kasih toleransi buat pembangkang dengan peringkat rendah. Para pemimpin ini juga bakal ngewarisin peringkat tinggi buat anak-anaknya, ini udah masuk ranah nepotisme di kalangan para monyet.

Dalam sistem ini, hierarki betina ditentukan secara permanen oleh garis keturunan ibu (matrilineal) dan usia. Berbeda sama jantan yang lebih dinamis karena ditentukan oleh seberapa lama mereka sudah bergabung di kelompok tersebut.

Foto : Robbie Ross | Getty Image

Hidup dalam kelompok besar, tentu komunikasi harus lancar. Walaupun banyak interaksi terjadi secara fisik, mereka juga berkomunikasi lewat suara dan bahasa tubuh. Cara komunikasi ini digunakan buat mengancam, menunjukkan dominasi atau kepatuhan, hingga memberi peringatan kalau ada bahaya di sekitar kelompok mereka.

Kalau lagi cari teman, monyet bakal nunjukkin sikap ramah dengan memonyongkan bibir dan mengatupkan bibir (lip smacking). Beda lagi kalau lagi agresif nih, mereka bakal kasih kontak mata sebagai tanda dominasi.

Selain itu, mereka juga bersosialisasi dengan menelisik rambut (grooming) untuk bonding.

Monyet ini pemakan segala (omnivora), jadi bisa makan banyak jenis makanan. Misalnya kalau tumbuhan mereka makan buah, biji, bunga, daun, pucuk muda, ranting, akar, tunas, batang, getah tanaman, hingga empulur. Kalau yang hewani mereka suka makan kepiting, kerang, telur burung, sarang lebah (termasuk madu), udang air tawar, dan laba-laba.

Fakta Unik

Monyet rhesus adalah primata yang paling sering digunakan dalam penelitian biomedis, kayak penelitian vaksin polio, rabies dan cacar. Alasannya, sistem tubuhnya cukup mirip sama manusia.

Monyet ini mahir berenang loh. Mereka sering nyebrangin sungai atau berendam di air buat mendinginkan tubuh, apalagi kalau cuaca lagi panas.

Urusan asmara monyet rhesus memiliki sistem kawin poliginiandri, yaitu baik jantan maupun betina dapat memiliki lebih dari satu pasangan.

Di banyak komunitas Hindu, monyet rhesus dianggap suci dan sering dianggap sebagai perwujudan Hanuman di dunia, yaitu tokoh penting dalam epos Ramayana dan Mahabharata. Karena itu, monyet ini sering ditemukan di berbagai kuil seperti Galtaji Temple dan Hanuman Mandir, di mana mereka kerap diberi makan oleh para pemuja atau pengunjung kuil.

Referensi

New England Primate Conservancy. (n.d.). Rhesus macaque (Macaca mulatta). Diakses dari https://neprimateconservancy.org/rhesus-macaque/

International Union for Conservation of Nature. (2024). Rhesus macaque (Macaca mulatta). The IUCN Red List of Threatened Species. Diakses dari https://www.iucnredlist.org/species/12554/256057746

Sharma, G., & Kamalakannan, M. (2017). Macaca mulatta & M. radiata: The rhesus monkey and bonnet macaque. Biological Forum – An International Journal, 9(2), 118–121.

Kenali Monyet Lainnya