Edukasi Konservasi Monyet

Macaca radiata

Monyet bonnet

Nama umum

Bonnet Macaque, Zati

Subspesies

  • Macaca radiata radiata (dark-bellied bonnet macaque)
  • Macaca radiata diluta (pale-bellied bonnet macaque)

Status Konservasi

IUCN: Vulnerable (VU)
CITES: Appendix II

Monyet bertopi bundar! Monyet ini dikenal dengan bentuk rambutnya yang menyerupai “bonnet” atau topi klasik wanita. Monyet bonnet dikenal cerdas dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka punya beberapa perilaku unik, misalnya memakan tanah dari sarang rayap (termitaria) kalau lagi sakit perut.

Morfologi dan Perawakan

Monyet bonnet punya ciri khas unik di bagian rambutnya yang berbentuk menyerupai bonnet atau topi bundar. Kadang juga keliatan kayak rambut belah tengah. Rambutnya sendiri umumnya warna abu-abu kecoklatan dengan perut yang berwarna lebih gelap tergantung oleh sub-spesiesnya.

Sub-spesies M. r. radiata yang sering ditemukan di perkotaan biasanya punya warna perut gelap. Sedangkan kerabatnya, M. r. diluta punya warna perut yang lebih pucat.

Betina biasanya memiliki kulit wajah berwarna merah muda, sedangkan jantan cenderung berwarna cokelat kemerahan atau kekuningan.

Kalau dari ukuran, monyet bonnet memang lebih kecil dibandingkan kerabat monyet lainnya. Ukuran tubuh jantan lebih besar dari betina dengan panjang tubuh 51,5 – 60 cm dan berat antara 5,4 – 11,6 kg. Sementara, betina punya panjang tubuh antara 34,5 – 52,5 cm dengan berat 2,9 – 5,5 kg.

Di alam liar, monyet bonnet biasanya hidup sekitar 20–25 tahun, karena menghadapi berbagai risiko seperti penyakit, predator, dan interaksi dengan manusia (misalnya kecelakaan kendaraan). Di penangkaran atau kondisi yang lebih terlindungi, mereka bisa hidup hingga sekitar 35 tahun.

Habitat & Sebaran

Monyet bonnet adalah penghuni kawasan India bagian selatan. Wilayah kekuasaan mereka membentang luas mulai dari ujung paling selatan India hingga mencapai tepian Sungai Tapti di utara dan Sungai Krishna di timur laut.

Kamu bisa menemukan kawanan mereka tersebar di berbagai negara bagian seperti Telangana, Andhra Pradesh, Goa, Gujarat, Karnataka, Kerala, Maharashtra, hingga Tamil Nadu.

Mereka dapat ditemukan di berbagai jenis habitat, mulai dari hutan semak, hutan hijau sepanjang tahun, hutan gugur, hingga perkebunan, lahan pertanian, dan area perkotaan. Meski begitu, mereka gak terlalu suka sama habitat yang udah banyak keganggu manusia. Monyet ini juga lebih suka tinggal di daerah yang lebih rendah, pokoknya di bawah ketinggian 1600 mdpl. 

Monyet ini cukup sering ditemukan berdekatan dengan manusia (komensal). Mereka sering kali memilih tinggal di pinggiran pemukiman penduduk karena sangat bergantung pada sisa makanan atau sampah yang dihasilkan warga dan pengunjung.

iucnredlist.org

Perilaku dan Sosial

Kepandaian monyet bonnet dalam memanjat pohon dan kelincahannya saat bergerak di tanah memperlihatkan monyet ini sebagai primata arboreal sekaligus terestrial. Mereka bergerak dengan empat anggota gerak (quadrupedal) saat mencari makan atau berlari dari predator.

Monyet bonnet itu makhluk sosial banget. Mereka hidup dalam kelompok yang terdiri dari 30 individu. Biasanya hidup dalam kelompok campuran jantan dan betina (multimale-multifemale). Hirarki sosial mereka dilihat dari usia dan statusnya.

Buat saling mendekatkan diri antar monyet, mereka punya aktivitas spesial yaitu saling menelisik rambut satu sama lain (grooming). Kegiatan ini dilakukan sama semua usia, bahkan yang senior pun turun buat menelisik monyet lainnya. Selain menelisik, mereka juga suka pelukan atau cuddling, apalagi kalau cuaca lagi dingin. Kegiatan ini ngebantu banget buat memperkuat hubungan sosial dan ngurangin konflik dalam kelompok.

Karena hidup dalam kelompok sosial yang kompleks, monyet bonnet punya banyak cara untuk berkomunikasi sama sesamanya. Mulai dari gerakan tubuh, ekspresi wajah, sampai suara.

Ekspresi seperti tersenyum (grin), mengatupkan bibir (lip-smacking), atau mendecakkan lidah (tongue-clicking) dilakukan sama monyet buat ngeliatin sikap ramah dan bisa nurunin ketegangan kalau ada konflik. Sebaliknya, menyeringai  atau grimace sering jadi penanda rasa takut atau sikap tunduk monyet ke monyet lain, khususnya pada senior dan yang punya status lebih tinggi.

Sebagai omnivora, monyet bonnet suka makan buah. Gak cuman buah, monyet ini juga makan bagian tumbuhan, serangga, reptil kecil hingga invertebrata. Tapi, monyet ini juga salah satu primata yang oportunis. Kalau di daerah perkotaan, mereka juga pintar memanfaatkan makanan yang ada. Makanya di perkotaan mereka sering terlihat mengobrak-abrik tempat sampah, kebun, bahkan rumah untuk mencari makanan. Di area wisata atau kuil, mereka juga kerap terbiasa diberi makan oleh turis.

Fakta Unik

Monyet ini makan tanah dari sarang rayap saat sakit perut yang disebut termitaria. Tanah ini kaya akan kaolin dan smektit, dua mineral yang juga sering digunakan dalam obat tradisional Afrika untuk sakit perut maupun obat anti-diare di dunia Barat.

Sama kayak manusia, mereka juga punya penglihatan tiga warna (trichomatic vision). Artinya, mereka bisa lihat warna merah, hijau, dan biru. Ini membantu mereka membedakan buah matang, daun muda, dan objek lain di lingkungan hutan.

Di beberapa tempat, monyet bonnet bisa membuka pintu mobil dan menggeledah tas yang tergeletak buat nyari makanan. Rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan beradaptasi yang baik kadang cukup merepotkan bagi orang yang tinggal di sekitar habitatnya.

Referensi

International Union for Conservation of Nature. (2020). Macaca radiata. The IUCN Red List of Threatened Species. https://www.iucnredlist.org/species/12558/17951596

New England Primate Conservancy. (n.d.). Bonnet macaque (Macaca radiata). https://neprimateconservancy.org/bonnet-macaque/

BioDB. (n.d.). Bonnet macaque (Macaca radiata). https://biodb.com/species/bonnet-macaque/

Animal Diversity Web. (n.d.). Macaca radiata (bonnet macaque). University of Michigan Museum of Zoology. https://animaldiversity.org/accounts/Macaca_radiata/

Kenali Monyet Lainnya