The one and only endemic monkey in Taiwan! spesies ini punya peran penting dalam ekosistem hutan, terutama di kawasan pegunungan. Monyet ini umum ditemukan di hutan dan taman nasional di Taiwan.

Macaca mulatta
Monyet Rhesus
–
IUCN: Least Concern (LC)
CITES: Appendix II
The one and only endemic monkey in Taiwan! spesies ini punya peran penting dalam ekosistem hutan, terutama di kawasan pegunungan. Monyet ini umum ditemukan di hutan dan taman nasional di Taiwan.
Monyet taiwan punya tubuh berukuran sedang dengan bulu cokelat keabu-abuan hingga cokelat zaitun. Bagian perutnya biasanya lebih terang dibanding punggung.
Wajahnya relatif tidak berbulu, dengan warna merah muda sampai merah pucat. Pada individu dewasa sering terlihat makin kemerahan karena pembuluh darahnya dekat permukaan kulit.

Dari segi ukuran, jantan dewasa punya panjang tubuh sekitar 45–60 cm dengan berat 8–12 kg, sementara betina lebih kecil, sekitar 5–9 kg. Ini menunjukkan dimorfisme seksual, di mana jantan lebih besar dari betina.
Ekornya cukup panjang, sekitar 26–45 cm, dan berfungsi penting untuk menjaga keseimbangan saat bergerak di pepohonan maupun di medan berbatu di habitat pegunungan.
Monyet ini tersebar luas di Pulau Taiwan, dari hutan dataran rendah hingga hutan pegunungan, bahkan bisa ditemukan sampai ketinggian sekitar 3.000 mdpl.
Habitat utamanya mencakup hutan subtropis, hutan pegunungan, dan hutan sekunder. Spesies ini cukup adaptif, sehingga masih bisa bertahan di area hutan yang sudah terdampak aktivitas manusia.
Meski begitu, perubahan penggunaan lahan, seperti pembangunan infrastruktur dan perluasan pertanian, tetap jadi ancaman yang bisa memengaruhi sebaran dan kepadatan populasinya di beberapa wilayah.
Monyet ini adalah primata diurnal, yakni aktif di siang hari dan beristirahat saat malam. Mereka hidup dalam kelompok sosial yang cukup besar, biasanya 10 hingga lebih dari 40 individu.
Struktur sosialnya terdiri dari banyak jantan dan betina dengan interaksi yang kompleks. Betina cenderung tetap di kelompok asalnya seumur hidup, sementara jantan akan berpindah kelompok saat dewasa.
Soal makan, mereka termasuk omnivora yang fleksibel. Menu mereka beragam, mulai dari buah, daun muda, biji, bunga, hingga serangga. Kemampuan ini membantu mereka bertahan di berbagai kondisi lingkungan.

Seperti primata sosial lainnya, grooming punya peran penting, bukan cuma untuk kebersihan tapi juga untuk menjaga hubungan sosial dan stabilitas dalam kelompok.
Di taman nasional seperti Yangmingshan National Park dan Kenting National Park, monyet taiwan cukup sering terlihat oleh pengunjung.
Sebagai pemakan buah, monyet ini berperan penting dalam menyebarkan biji dan membantu regenerasi hutan.
International Union for Conservation of Nature. (2020). Macaca cyclopis. The IUCN Red List of Threatened Species. Diakses dari https://www.iucnredlist.org/species/12548/17949632
Fooden, J. (2007). Systematic review of the Formosan macaque (Macaca cyclopis). Field Museum of Natural History.
Noel Rowe, N., & Marc Myers, M. (2016). All the World’s Primates. Pogonias Press.
Nowak, R. (1999). Walker’s mammals of the world. Johns Hopkins University Press.
Animal Diversity Web. (n.d.). Macaca cyclopis. University of Michigan. Diakses dari https://animaldiversity.org/accounts/Macaca_cyclopis/

Monyet Rhesus

Monyet toque

Monyet assam

Monyet arunachal

Monyet ekor buntung

Monyet pipi putih

Monyet bonnet

Monyet barbary

Monyet ekor singa

Monyet tibet

Beruk Utara

Monyet Jepang