Edukasi Konservasi Monyet

Macaca sylvanus

Monyet barbary

Nama umum

Barbary Macaque

Subspesies

Status Konservasi

IUCN: Endangered (EN)
CITES: Appendix I

Inilah satu-satunya monyet yang hidup di luar Asia. Mereka ditemukan di Afrika Utara (Maroko dan Aljazair) serta di Gibraltar, Eropa, menjadikannya juga satu-satunya monyet di wilayah tersebut.

Morfologi dan Perawakan

Monyet barbary punya ukuran tubuh yang cukup besar, dengan jantan lebih besar dari betina. Jantan biasanya panjangnya sekitar 55–70 cm dengan berat 7–12 kg, sedangkan betina lebih kecil, sekitar 45–55 cm dan 5–9 kg. Ekornya sangat pendek, hanya 1–2 cm, dan sering lebih terlihat pada jantan.

Bulu mereka tebal berwarna cokelat kekuningan, dengan bagian bawah tubuh yang lebih terang. Wajahnya khas berwarna merah muda pucat dan tidak berbulu, dengan hidung sempit. Seperti makaka lain, mereka punya rahang kuat, taring panjang, dan kantung pipi untuk menyimpan makanan. Menariknya, kaki depan mereka lebih panjang dibanding kaki belakang, memberi postur yang agak berbeda saat bergerak.

Habitat & Sebaran

Di Afrika Utara, monyet barbary tersebar secara terpisah di Pegunungan Rif, Atlas Tengah, dan Atlas Tinggi di Maroko, serta pegunungan Tell Atlas di Aljazair. Ada juga populasi unik di Gibraltar, yang membuat spesies ini jadi satu-satunya makaka yang hidup di luar Asia.

Mereka termasuk sangat adaptif, bisa hidup di berbagai habitat mulai dari hutan cemara, hutan ek, padang rumput, hingga tebing berbatu yang ditumbuhi vegetasi. Hebatnya lagi, mereka mampu bertahan di dua kondisi ekstrem yaitu musim panas yang panas dan kering, serta musim dingin yang bisa bersalju.

iucnredlist.org

Perilaku dan Sosial

Monyet ini termasuk pemakan segala atau omnivora dengan pola makan yang berubah sesuai musim. Di musim dingin dan semi mereka lebih banyak makan tumbuhan dan biji, sementara di musim panas dan gugur beralih ke buah dan beri. Selain itu, mereka juga makan jamur, serangga, kadal, bahkan kecebong. Sebagian besar hari dihabiskan untuk mencari makan, lalu saat senja mereka kembali ke pohon atau gua dan tidur berkelompok untuk menjaga kehangatan.

Mereka sangat sosial dan hidup dalam kelompok campuran (pasukan) berisi sekitar 12–60 individu, rata-rata 20-an. Struktur sosialnya matriarkal, jadi monyet betina memegang peran utama. Sementara,  hierarki diturunkan dari garis ibu. Jantan membentuk aliansi, tapi peringkatnya lebih fleksibel dan bisa berubah. Jantan muda biasanya keluar dari kelompok saat pubertas, lalu berpindah-pindah atau membentuk kelompok bujangan sebelum bergabung ke kelompok baru.

Yang bikin unik, jantan ikut aktif mengasuh anak, bahkan tanpa tahu siapa ayah biologisnya. Mereka sering bermain dan grooming bayi, yang sekaligus memperkuat ikatan sosial. Ini kemungkinan juga jadi faktor yang disukai betina dalam memilih pasangan.

Dalam interaksi sosial, ada perilaku “mounting” sebagai cara menunjukkan dominasi tanpa harus berkelahi, semacam sinyal kekuasaan untuk menjaga stabilitas kelompok.

Musim kawin terjadi di musim gugur dan dingin. Betina kawin dengan banyak jantan, sehingga semua jantan cenderung ikut merawat anak. Setelah masa kehamilan sekitar 6 bulan, bayi biasanya lahir di musim semi atau awal musim panas. Umumnya lahir satu anak dan disapih sekitar usia 1 tahun. Betina akan tetap di kelompok asalnya, sementara jantan pergi mencari kelompok baru saat dewasa.

Fakta Unik

Monyet barbary punya perilaku sosial yang cukup unik. Selain induknya, jantan alfa juga bisa ikut menggendong dan melindungi bayi yang baru lahir, bahkan terlibat aktif menjaga induk dan anak.

Mereka juga termasuk sedikit primata yang punya “bulu musim dingin”. Saat musim gugur, bulunya akan menebal untuk menghadapi dingin, lalu rontok lagi saat musim semi.

Menariknya, di Gibraltar ada kepercayaan bahwa selama monyet Barbary masih ada, wilayah itu akan tetap berada di bawah kekuasaan Inggris. Karena itu, ketika populasinya sempat turun drastis hingga tinggal tujuh ekor pada tahun 1942, Winston Churchill memerintahkan agar jumlahnya segera ditambah.

Referensi

IUCN. 2020. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2025-2. Available at: www.iucnredlist.org. (Accessed: 5 February 2026).

Modolo L, Salzburger W, Martin RD, 2005. Phylogeography of Barbary macaques (Macaca sylvanus) and the origin of the Gibraltar population. Proceedings of the National Academy of Sciences, USA.

Wallis, J., Benrabah, M.E., Pilot, M., Majolo, B. dan Waters, S.S. 2020. Macaca sylvanus. The IUCN Red List of Threatened Species 2020: e.T12561A50043570. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T12561A50043570.en. Accessed on 05 March 2026.

Barbary macaque (Macaca sylvanus). (n.d.). New England Primate Conservancy. Diakses dari https://neprimateconservancy.org/barbary-macaque/

Barbary macaque. (n.d.). Apenheul Primate Park. Diakses dari https://apenheul.com/primates-abc/barbary-macaque

Barbary macaque. (n.d.). BioExplorer. Diakses dari https://www.bioexplorer.net/animals/mammals/monkeys/barbary-macaque/

Barbary macaque. (n.d.). Cotswold Wildlife Park. Diakses dari https://cmwdp.co.uk/barbary-macaque/

Barbary macaque. (n.d.). Wikipedia. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/Barbary_macaque

Barbary macaques in Gibraltar. (n.d.). Wikipedia. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/Barbary_macaques_in_Gibraltar

Born to Be Wild Morocco. (n.d.). International Fund for Animal Welfare. Diakses dari https://www.ifaw.org/projects/born-to-be-wild-morocco

Macaca sylvanus. (2020). IUCN Red List of Threatened Species. Diakses dari https://www.iucnredlist.org/species/12561/50043570

Barbary macaque communication. (n.d.). Monkey Forest Ubud. Diakses dari https://monkey-forest.com/barbary-macaque-communication/

The Amazing World of the Barbary Macaque. (2016). The Monkey Sanctuary Trust. Diakses dari https://www.monkeysanctuary.org/wp-content/uploads/2016/05/The-Amazing-World-of-the-Barbary-Macaque.pdf

Boumenir, M., et al. (2022). First descriptive analysis of the faecal microbiota of wild and anthropized Barbary macaques (Macaca sylvanus). Biology, 11(2), 187. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5904170/

Kenali Monyet Lainnya