Monyet yang paling beda bentuknya dari monyet lain! Sekali lihat, kamu bakal langsung ini mudah ngenalin spesies ini dari ekornya yang berujung seperti “rumbai singa” serta rambut panjang abu-abu keperakan di sekitar wajah yang membentuk surai khas.
Morfologi dan Perawakan
Macaca silenus punya penampilan yang langsung mencolok. Tubuhnya berukuran sedang dengan bulu hitam pekat, tapi yang paling ikonik adalah “surai” abu-abu keperakan di sekitar wajah, bikin tampilannya mirip singa kecil.
Wajah individu dewasa berwarna hitam dan tidak berbulu, sementara bayi lahir dengan wajah lebih terang yang akan menggelap seiring bertambahnya usia.

Soal ukuran, jantan dewasa biasanya panjangnya sekitar 50–60 cm dengan berat 8–10 kg. Betina lebih kecil, sekitar 5–6 kg, menunjukkan dimorfisme seksual yang cukup jelas.
Ekornya relatif pendek hingga sedang (sekitar 20–25 cm), dengan rumbai hitam di ujungnya yang jadi ciri khas utama spesies ini.
Habitat & Sebaran
Macaca silenus hidup di hutan hujan tropis pegunungan di Western Ghats, India selatan. Kawasan ini memiliki curah hujan tinggi, kanopi rapat, dan keanekaragaman tumbuhan yang luar biasa.
Sebarannya mencakup Kerala, Karnataka, dan Tamil Nadu, umumnya di ketinggian 600–1.500 mdpl. Mereka sangat arboreal, hampir seluruh waktunya dihabiskan di kanopi hutan.
Karena sangat bergantung pada hutan yang utuh, spesies ini jadi rentan banget terhadap fragmentasi habitat. Perubahan hutan menjadi perkebunan teh, kopi, dan kelapa sawit membuat habitatnya terpecah jadi fragmen kecil yang terisolasi, sehingga makin menyulitkan mereka untuk bertahan.
Perilaku dan Sosial
Macaca silenus adalah primata diurnal, aktif di siang hari dan beristirahat di malam hari. Mereka hidup dalam kelompok kecil, biasanya sekitar 10–20 individu dengan satu atau beberapa jantan dewasa.
Sebagai primata yang sangat arboreal, hampir semua aktivitasnya, mulai dari mencari makan, berpindah, sampai interaksi sosial, dilakukan di kanopi hutan.
Soal makan, mereka cenderung frugivora (pemakan buah), tapi tetap fleksibel. Selain buah, mereka juga mengonsumsi daun muda, bunga, biji, serangga, hingga hewan kecil, menunjukkan pola makan omnivora yang adaptif.

Dalam kehidupan sosial, grooming jadi aktivitas penting. Selain untuk kebersihan, perilaku ini juga berfungsi memperkuat hubungan antar anggota kelompok dan membantu meredakan konflik.
Fakta Unik
Monyet ini hanya ditemukan secara alami di kawasan Western Ghats, India selatan, salah satu hotspot keanekaragaman hayati dunia.
Sebagai pemakan buah, mereka punya peran penting dalam menyebarkan biji dan membantu regenerasi hutan tropis.
Referensi
IUCN. 2020. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2025-2. Available at: www.iucnredlist.org. (Accessed: 6 March 2026).
Singh, M., Kumar, A. dan Kumara, H.N. 2020. Macaca silenus. The IUCN Red List of Threatened Species 2020: e.T12559A17951402. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T12559A17951402.en. Accessed on 06 March 2026.
Rowe, N., dan Myers, M. 2016. All the World’s Primates. Pogonias Press.
Rowe N, Myers M. 2016. All the world’s primates (Vol. 777, pp. 45-46). Charlestown, RI: Pogonias Press.
Nowak, R. 1999. Walker’s Mammals of the World. Johns Hopkins University Press.
Kumar, A., Kumara, H. N., dan Singh, M. 2008. Ecology and conservation of the lion-tailed macaque in the Western Ghats. Primate Conservation Journal.
Myers, N., Mittermeier, R. A., Mittermeier, C. G., da Fonseca, G., dan Kent, J. 2000. Biodiversity hotspots for conservation priorities. Nature.
Animal Diversity Web – University of Michigan.
https://animaldiversity.org/accounts/Macaca_silenus/
Kenali Monyet Lainnya